Percepat Penurunan Angka Stunting, Kecamatan Kota Kediri Gelar Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan



KOTA KEDIRI – Dalam upaya nyata mendukung program nasional percepatan penurunan angka stunting, Pemerintah Kecamatan Kota, Kota Kediri, menyelenggarakan kegiatan "Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan" yang berlangsung di aula kantor kecamatan setempat. Kegiatan ini menjadi forum krusial untuk menyelaraskan strategi dan intervensi lintas sektor dalam menjaga tumbuh kembang anak di wilayah perkotaan Kediri.

Sinergi Lintas Sektor
Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimcam (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan), perwakilan Dinas Kesehatan, kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), serta para tokoh masyarakat. Rembuk ini difokuskan pada evaluasi data stunting terkini serta penyusunan rencana kerja tindak lanjut yang lebih tepat sasaran.

Dalam sambutannya, perwakilan dari Kecamatan Kota menekankan bahwa masalah stunting bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan semata, melainkan memerlukan kerja sama kolektif.

"Stunting adalah tantangan bersama. Melalui rembuk ini, kita mengintegrasikan program dari tingkat kelurahan hingga kota agar intervensi gizi dan pola asuh tepat sampai ke sasaran, yaitu keluarga berisiko stunting," ujarnya di sela-sela pemaparan materi.

Fokus Intervensi dan Edukasi
Beberapa poin utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut meliputi:

  1. Validasi Data: Memastikan data balita stunting dan wasting di setiap kelurahan sinkron agar bantuan (seperti PMT/Pemberian Makanan Tambahan) tidak salah sasaran.
  2. Edukasi Pola Asuh: Menggerakkan kader Posyandu untuk lebih masif memberikan pemahaman kepada ibu hamil dan menyusui mengenai pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
  3. Sanitasi dan Lingkungan: Membahas akses air bersih dan jamban sehat sebagai faktor pendukung kesehatan anak selain aspek nutrisi.

Harapan Kedepan
Melalui kegiatan Rembuk Stunting ini, Kecamatan Kota menargetkan penurunan angka prevalensi stunting yang signifikan pada tahun berjalan. Hasil dari diskusi ini nantinya akan dituangkan dalam berita acara yang menjadi dasar usulan prioritas pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat selanjutnya.