STASIUN KOTA KEDIRI merupakan stasiun kereta api kelas besar tipe C yang berlokasi di Jalan Stasiun Kelurahan Balowerti Kecamatan Kota - Kota Kediri, yang kini bertransformasi menjadi ikon sejarah sekaligus modernitas di Jawa Timur. Berikut adalah rangkuman sejarah dan perkembangan terbarunya:
1. Sejarah Singkat & Arsitektur
- Pembangunan (1882): Stasiun ini dibangun oleh perusahaan kereta api negara Hindia Belanda, Staatsspoorwegen (SS), dan resmi beroperasi bersamaan dengan jalur menuju Tulungagung.
- Gaya Arsitektur: Mempertahankan gaya Indische Empire, bangunan ini menjadi saksi bisu perkembangan ekonomi Kediri sebagai pusat industri gula dan minyak nabati di masa kolonial.
- Jalur Pabrik Nabatiyasa: Dahulu terdapat jalur khusus menuju pabrik minyak nabati (kini lokasi Kediri Town Square) di utara stasiun yang kini sudah tidak bersisa.
2. Perkembangan Terbaru (2024–2026)
Stasiun Kediri baru-baru ini mengalami penataan besar-besaran untuk meningkatkan layanan penumpang:
- Monumen Lokomotif C1140 (2024): Pada 19 September 2024, diresmikan monumen lokomotif uap C1140 yang didatangkan dari Museum Ambarawa sebagai daya tarik wisata sejarah baru di halaman depan.
- Peninggian Peron (2025): Dilakukan peninggian dan perpanjangan peron serta penambahan kanopi (over capping) untuk memudahkan akses naik-turun penumpang agar tidak kepanasan atau kehujanan.
- Wajah Baru Jalan Stasiun (2026): Kawasan depan stasiun ditata ulang dengan konsep jalan berbatu (cobblestone), trotoar lebar yang ramah disabilitas, dan penanaman pohon Jacaranda ungu untuk mempercantik estetika kota.